Tim Peneliti

Hasbullah Thabrany

Ratu Ayu Dewi Sartika

Eviati Adawijah

Prih Sarnantio

Pujianto

Puguh Prasetyoputra

Neng Erlina

Nurul Dina Rahmawati

Detail Peneliti

Kategori:

Economics of Prevention

Kerjasama:

PT. Novartis Indonesia

Durasi:

29 November 2013 – 31 Oktober 2014

Ringkasan Penelitian

Uji Coba/Penelitian Mengenai Taraf Kesehatan Masyarakat dengan Melakukan Penyuluhan Kesehatan dan Intervensi Obat untuk Pasien-Pasien Diabetes dan Hipertensi

Indonesia kini sedang berada pada masa transisi epidemiologi di mana beban kesehatan tidak hanya terletak pada banyaknya kasus penyakit menular, namun juga semakin tingginya prevalensi penyakit tidak menular seperti penyakit degeneratif.  Penyakit degeneratif yang hingga saat ini menduduki peringkat pertama penyebab kematian manusia adalah penyakit kardiovaskuler dengan hipertensi, dislipidemia, obesitas dan merokok sebagai faktor risiko utamanya. Hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah sistolik mencapai ≥140 mmHg dan diastolik ≥90 mmHg. Dengan adanya perubahan gaya hidup di masyarakat, terutama perkotaan, seperti kebiasaan konsumsi makanan olahan atau cepat saji, rendahnya aktivitas fisik, tingginya tingkat stres, kebiasaan merokok, dan lain-lain, risiko hipertensi menjadi semakin meningkat. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, hal ini tidak hanya terjadi pada masyarakat perkotaan, namun juga masyarakat pinggiran seperti pada Kabupaten Bogor. Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang penyakit juga menyebabkan upaya penanganan hipertensi terhambat.  Anggapan yang salah mengenai hipertensi, seperti tidak diperlukannya lagi pengaturan makan jika telah menjalani pengobatan menyebabkan kejadian hipertensi tidak dapat berkurang secara signifikan hingga akhirnya menimbulkan komplikasi yang berat. Hal ini merupakan masalah tersendiri terlebih dengan akan diselenggarakannya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ke depannya. Jika kasus hipertensi tidak dapat dikendalikan maka biaya kesehatan pun akan semakin melonjak dan membebani pemerintah.

Untuk itu, diperlukan sebuah penelitian yang mampu mengidentifikasi intervensi kesehatan yang hemat biaya untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan dan mengurangi komplikasi pada penderita hipertensi dan mendapatkan kontrol biaya efektif menggunakan kombinasi pendekatan kesehatan masyarakat dan pengobatan untuk meningkatkan kontrol terhadap penyakit hipertensi. Disain studi penelitian ini adalah  disain kuasi-eksperimental, dengan dibagi menjadi kelompok intervensi (memperoleh pengobatan dan edukasi) dan kelompok kontrol (hanya memperoleh pengobatan hipertensi). Populasi studi adalah seluruh orang dewasa baik laki-laki maupun perempuan (usia 30-55 tahun) yang menderita hipertensi, sedangkan sampel adalah semua orang dewasa laki-laki maupun perempuan yang menderita hipertensi (usia 30-55 tahun), bersedia mengikuti rangkaian penelitian serta memenuhi kriteria inklusi yang telah ditetapkan.

Dengan tingginya biaya kesehatan yang kemungkinan harus dikeluarkan oleh pemerintah jika penderita hipertensi tidak mematuhi pengobatan dan menjalani gaya hidup sehat, upaya promosi kesehatan sangatlah bermanfaat untuk mencegah terjadinya komplikasi pada penderita hipertensi yang menelan biaya yang besar sehingga diharapkan mampu mengurangi beban pemerintah. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan mampu dijadikan sebagai contoh intervensi kesehatan yang hemat biaya untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan dan mengurangi komplikasi pada penderita hipertensi sehingga didapatkan kontrol biaya-efektif dalam penatalaksanaan hipertensi.

Dokumen